Gurita Bisnis Konglomerat Indonesia Yang Merintis Usaha dari NOL :)

Alim Markus, Sudhamek AWS, dan Chaerul Tanjung adalah konglomerat negeri ini yang merintis bisnis dari nol. Alim memulai bisnis dari produsen lampu teplok skala rumahan, Sudhamek mewarisi bisnis kacang garing tanpa merek dari sang ayah, dan Chaerul Tanjung (CT) harus membiayai kuliah dari jasa fotokopi.

“Cintailah produk-produk Indonesia.” Masih ingat tagline ini? Tagline yang keluar langsung dari mulut Alim Markus, Presiden Direktur Grup Maspion yang meneruskan estafet kepemimpinan dari sang ayah Alim Husin. Siapa sangka, produsen lokal berbagai macam peralatan rumah tangga ini mengawali usahanya pada tahun 1961 sebagai produsen lampu teplok berskala industri rumah tangga.

Mulai dari panci, termos, kompor gas, pompa air, sampai AC berlabel Maspion memenuhi banyak rumah tangga akhir-akhir ini. Padahal dulunya, Alim Husin hanya memproduksi lampu teplok dibawah bendera Usaha Dagang (UD) Logam Jawa. Dalam sehari, Alim Husin mampu memproduksi Read the rest of this entry »

Advertisements

Belajar Extra Ordinary dari Irman Alfian Zahiruddin :)

“Do not worry if others do not understand you. Instead worry if you do not understand others.” –Confucius, 551-479 BC

Paling tidak, begitulah spirit yang terpancar dari seorang Irman Alfian Zahiruddin, yang menjabat sebagai Direktur Bank BTN sejak Desember 2007. Menurutnya, persaingan di dunia perbankan yang sangat ketat telah mendorong dirinya untuk terus memperbaiki diri dari waktu ke waktu. Ia beranggapan bahwa seseorang tidak mungkin bisa memiliki kinerja yang baik, kalau hanya mengerjakan tugasnya dengan “biasa-biasa saja”. Alasannya? “Hanya extra ordinary work yang akan memberikan kita extra ordinary result. Kalau kita mengerjakannya secara ordinary tapi hasilnya bisa extra ordinary, oh itu gampang ditiru orang. Karena kerjanya biasa tapi hasilnya luar biasa, teorinya tidak ada. Bahkan kalau anda mengerjakan secara extra ordinary, belum tentu hasilnya extra ordinary. Makanya kalau orang sering bilang, ‘Kenapa sih saya sudah bekerja keras tapi kok teman saya yang dipromosikan?’ Bisa jadi karena dia merasa seolah-olah sudah bekerja keras, tanpa pernah melihat orang lain yang bekerja lebih keras lagi,” ungkapnya menjelaskan.

“Kalau kita melakukan usaha yang extra ordinary setiap saat, niscaya kita akan mendapatkan hasil yang extra ordinary. Dan agar kita bisa extra ordinary dalam bekerja, pertama-tama kita harus menyenangi pekerjaan itu. Kemudian yang kedua Read the rest of this entry »

Nasihat Keuangan Paling Bijak Sepanjang Masa :)


Nasihat Untuk Menabung

Inilah nasihat paling klasik yang disebutkan sejak lama. “Seberapa pun hasil yang kamu dapat, besar dan kecil selalulah menabung, meski kecil sekalipun”. Kebiasaan menabung memang sangat dianjurkan sejak dulu. Mulai dari kecil saat kita punya celengan untuk menyimpan uang logam, hingga dewasa dengan berbagai pilihan bank dan produk investasi. Semua itu harus kita pelihara dan teruskan. Sebab, uang yang kita simpan, pastilah akan bermanfaat. Tips : sisihkan uang sejak awal untuk ditabung (bukan dari sisa uang yang dibelanjakan), menurut banyak ahli keuangan, yang paling ideal minimal 10 % dari pedapatan kita perbulan, boleh lebih 😀

Nasihat Saat Belanja

Salah satu nasihat klasik saat harus berbelanja adalah. “Pahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan” Read the rest of this entry »

20 Perusahaan Idaman 2010 :)

Baru-baru ini Majalah Warta Ekonomi tengah meluncurkan sebuah hasil survey tentang “Perusahaan Idaman 2010“. Ada sekitar 20 perusahaan teratas yang berhasil masuk dalam jajaran “Perusahaan Idaman 2010” desember ini. Apakah perusahaan yang masuk dalam list ini adalah perusahaan dimana anda bekerja saat ini? Let’s take a look (klik linknya untuk melihat lowongan kerja yang ditawarkan) 😀

1. PT. Pertamina
2. PT. Astra International Tbk.
3. PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
4. PT. Bank Central Asia Tbk.
5. PT. Unilever Indonesia Tbk.
6. PT. Garuda Indonesia
7. PT. Indosat Tbk.
8. PT. Bank Mandiri Tbk.
9. Chevron IndoAsia Business Unit
10. PT. Medco Energi Internasional Tbk.
11. PT. Freeport Indonesia
12. PT. Bakrie & Brothers Tbk.
13. PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
14. PT. Kalbe Farma Tbk.
15. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.
16. PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing-PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia
17. PT. IBM Indonesia
18. PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk.
19. PT. Microsoft Indonesia
20. PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk.

Kira-kira apa yang ada di benak para responden sehingga pada akhirnya memilih kedua puluh perusahaan diatas menjadi perusahaan idaman 2010, faktor-faktor yang menguatkan survey tersebut diantaranya adalah, karena perusahaan tersebut…

1. Memiliki standar gaji yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain
2. Memberi tunjangan dan fasilitas yang lebih baik dibandingkan perusahaan lain
3. Merupakan perusahaan besar dan maju
4. Perusahaan terkenal
5. Perusahaan terbaik di bidangnya
6. Perusahaan yang memiliki manajemen yang bagus
7. Perusahaan bertaraf internasional

Maka tidak salah apabila di setiap bursa karir, job fair, ataupun lowongan kerja terbuka yang menawarkan posisi menggiurkan dari perusahaan di atas ada begitu banyak fresh graduate bahkan orang yang sudah bekerja yang berbondong-bondong mengikuti dan meramaikan persaingan dalam mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang diidam-idamkan selama hidup 😀

Berdasarkan alasan-alasan utama para responden dalam memilih perusahaan idamannya, tim riset WE juga melakukan pemeringkatan yang yang lebih jauh lagi terhadap 10 besar Perusahaan Idaman 2010. Hasilnya sungguh menarik! Untuk alasan fasilitas dan tunjangan lebih baik dibanding perusahaan lain, responden lebih banyak menyebut PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. sebagai pilihannya (Most Gracious Company). Untuk alasan perusahaan besar dan maju, responden lebih banyak menyebut PT. Unilever Indonesia Tbk. sebagai pilihannya (Most Improving Company). Dan untuk alasan standar gaji lebih tinggi dibanding perusahaan lain, maka responden banyak menyebut PT. Pertamina sebagai pilihannya (Most Generous Company). Sekian, mudah-mudahan ada manfaatnya 🙂

Belajar Dari Sandiaga Uno :)

“Hidup harus punya target. Tanpa target, pencapaian akan sulit”
“Hanya keberanian, optimisme dalam memandang masa depan yang membuka jalan untuk mendulang kesuksesan.”
“Strategi penting dalam meraih keberhasilan adalah mencari tahu dan mempelajari apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang telah berhasil meraih kesuksesan”

Sandiaga Salahudin Uno atau sering dipanggil Sandi Uno (lahir di Rumbai, Pekanbaru, 28 Juni 1969; umur 41 tahun) adalah pengusaha asal Indonesia. Sering hadir di acara seminar-seminar, Sandi Uno memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), utamanya pada pemuda.

Sandi Uno memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Bersama rekannya, Sandi Uno mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor.Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain. Pada tahun 2009, Sandi Uno tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes.

Karier

Sandi Uno adalah lulusan Wichita State University, Amerika Serikat, dengan predikat summa cum laude. Sandi mengawali karier sebagai karyawan Bank Summa pada 1990. Setahun kemudian ia mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di George Washington University, Amerika Serikat. Ia lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00 .

Kemudian, pada tahun 1993 ia bergabung dengan Seapower Asia Investment Limited di Singapura sebagai manajer investasi sekaligus di MP Holding Limited Group (mulai 1994). Pada 1995 ia pindah ke NTI Resources Ltd di Kanada dan menjabat Executive Vice President NTI Resources Ltd. dengan penghasilan 8.000 dollarAS per bulan!! Read the rest of this entry »

Strategi Berinvestasi di Tahun Macan

Tak terasa kita sudah mulai memasuki tahun 2010, yang dalam kebudayaan tionghoa disebut sebagai tahun macan (miracle year). Banyak diantara kita yang mungkin bertanya bagaimana sebaiknya strategi dan tips berinvestasi pada tahun macan ini. Dari sekian banyak faktor dan pandangan penetapan tujuan adalah yang utama, jadi ketahui dan tentukan tujuan keuangan anda (financial goal).

Mengetahui dan menetapkan tujuan keuangan keluarga anda adalah hal penting pertama yang dilakukan seorang investor. Tujuan keuangan keluarga anda dapat berupa :

  1. Memiliki rumah idaman (home sweet home), bisa berupa rumah ke-2 atau ke-3 yang anda ingin miliki. Rumah tersebut mungkin berlokasi di puncak gunung, tepi danau / sungai/ pantai, memiliki kolam ikan yang besar, memiliki kebun buah dan sayur yang luas, dan lain sebagainya.
  2. Memiliki dana pendidikan (education fund) untuk anak-anak maupun untuk diri sendiri dan pasangan.
  3. Memiliki usaha / bisnis ataupun kekayaan lain (entrepreneur) yang bisa diteruskan kepada generasi penerus.
  4. Memiliki sejumlah investasi (investment fund), baik dalam bentuk aset fisik maupun aset keuangan (saving).
  5. Bebas dari segala hutang pribadi (financial freedom), baik yang bersifat jangka pendek ataupun jangka panjang seperti kartu kredit, pinjaman KPR/KPA, dll.
  6. Memiliki dana pension (retirement fund), yang memadai untuk diri sendiri dan pasangan.
  7. Melakukan banyak sedekah dan infaq kepada yang membutuhkan. (future investment)
  8. Menunaikan Ibadah Haji, minimal sekali dalam hidup bersama pasangan dan anak-anak. (future investment)

Mengingat begitu banyak tujuan keuangan individu/keluarga maka anda perlu membuat prioritas (priority) terhadap kebutuhan-kebutuhan tersebut agar dapat lebih realistis untuk dicapai dan disesuaikan juga dengan tahapan usia anda saat itu. Strategi selanjutnya adalah tentukan berapa lama jangka waktu investasi anda (time horizon), Evaluasi profil resiko anda (risk profile), dan Pelajari keuntungan dan resiko dari instrumen investasi anda (risk and return). Salam sukses luar biasa 🙂

Menggapai Kedewasaan dan Kesuksesan Dalam Hidup :)

Sebelum saya memulai topik bahasan kali ini, ingin sekali rasanya saya memulainya dengan beberapa cerita yang sedang hot-hot-nya (baca : panas-panasnya) di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dimulai dari kasus Bapak Antasari Azhar yang dituduh telah membunuh Bapak Nasrudin Zulkarnaen, kemudian kasus Bank Century yang ditenggarai telah merugikan negara sebesar 6.7 triliun rupiah, Cicak VS Buaya (kalau ini agak ribet bahasnya bisa2 nanti dipanggil p**ri), Pidato Pak Presiden yang tidak disukai oleh kebanyakan orang padahal itu benar, kemudian dilanjutkan dengan berita tenggelamnya kapal feri di selat malaka akibat cuaca buruk (plus kondisi kapal yang sebenarnya sudah tidak layak digunakan), kemudian dilanjutkan lagi dengan berita perselingkuhan dan perceraian yang sedang ngetren di kalangan artis (KD dan anang), dan berita-berita panas lainnya. Ketika malam datang, terkadang saya berpikir, sebenarnya yang jadi akar permasalahan dari itu semua apa ya? mengapa hal itu bisa terjadi pada bangsa kita yang notabene bangsa dengan pemeluk agama islam terbesar di dunia?

Masih segar dalam ingatan saya, sebuah kisah ketika saya masih kecil dulu, kira-kira usia saya saat itu masih 4 tahundan minggu itu adalah minggu pertama saya mulai masuk di TK Petrokimia Gresik. Jujur, saat itu saya adalah penggemar berat susu yang dilapisi botol dan dot plastik, atau bahasa mudahnya saya adalah penggemar berat susu dalam botol dengan dot sebagai moncongnya. Hampir setiap hari saya minum susu dengan dot tersebut, meskipun ibu saya sudah mengingatkan saya untuk mulai minum dengan gelas namun saya masih saja “INGIIIN” meminumnya dengan dot. Hal ini tetap berlanjut sampai suatu ketika, di dalam kelas ibu guru saya bertanya “anak2, ayo sekarang ibu ingin bertanya, siapa yang sekarang sudah tidak ngompol lagi di kasur?” sontak semua anak2 menjawab “saya bu guluuu (baca : guru)”, ibu guru pun menyahut “pinteeerrrr, nah sekarang siapa yang sudah bisa mandi sendiri?” dan semua anak2 pun menjawab “saya bu guluuuu”. Kemudian masuklah pada pertanyaan yang memerahkan wajah saya waktu itu, dan ibu guru pun melanjutkan pertanyaannya “pinteeeerrrrr, nah sekarang siapa yang masih minum susu pake dot? dan dengan pedenya saya berteriak “sayya bu guruuuu” (dan saya baru sadar kalau cuman saya yang berteriak demikian kencangnya, sementara yang lain diam seribu bahasa). Kemudian ibu guru pun mendekati saya dan Read the rest of this entry »